aku sedang bertahan di dalam istanaku … diluar sana ada sekelompok pasukan yang sedang ingin menyerang dan menghabisi pasukanku … kami bertahan dalam benteng, dalam posisi siaga … menunggu mereka menyerang …
dalam benakku, kami yakin akan bisa bertahan … mereka bukan ketakukan kami … siang malam kami menunggu … mempertahankan wilayah kami … wilayah yang memang milik kami …
akhirnya mereka datang … jumlah mereka cukup besar … mereka berusaha masuk ke dalam wilayah kami … kami bertahan, berjuang semampu kami … terdengar suara besi bertarung … banyak korban berjatuhan, tapi kami tetap yakin …
kami terus dan terus bertahan … namun jumlah mereka masih banyak … makin lama jumlah kami berkurang …
mundur, mundur, teriakku …
kami terpaksa meninggalkan wilayah kami … mundur untuk menyiapkan strategi berikutnya …
astaga, mereka tetap mengejar kami … meski kami mundur, mereka tetap mengejar kami …
kami berlari kedalam hutan … berlari dan terus berlari … suara mereka terdengar diarah belakang kami …
kami terpaksa menyebar, aku berlari sendirian … tapi suara2 itu tetap ada … dan terus mengejar …
aku terus berlari diantara pepohonan … berusaha untuk menyelamatkan diri …
namun, mendadak aku melihat sebuah kampak terbang kearahku … argggg, kampak itu mengenaiku …
aku melihat arah datangnya kampak, siapa yang melemparnya … aku melihat bayangan putih … putih … wujudnya kurus dengan muka yang agak gelap … aku mencoba melihat lebih jelas dan ternyata … pocong …
aku langsung terbangun … jam 8 pagi di hari minggu …
anjrit, g mimpi dilempar kampak sama pocong … ngapain pula itu pocong nongol di mimpi g … kampret !!!

0 Responses to “lari ... lari ...”
Leave a Reply